Jumat, 21 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
Berita Pajak
  • Beranda
  • Info
    • Hot Issues
    • Regulasi
      • Kepabeanan & Cukai
      • Pajak Daerah
      • Pajak Pusat
    • Sinopsis Buku
      • Buku Kepabeanan & Cukai
      • Buku Pajak Daerah
      • Buku Pajak Pusat
  • Liputan
    • Akademisi
    • Komunitas
    • Pemerintah
    • Praktisi
    • Renjani
  • Opini
    • Pasca Sarjana
    • Profesional
    • Profesi Akuntan
    • Sarjana/Diploma
    • SMA/SMK
  • Diskusi
    • Kelas Pajak
    • Q & A
    • Tips & Trik
  • Sisi Lain
    • Hobi
    • Inspirasi Dunia
    • UMKM
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pajak
  • Beranda
  • Info
    • Hot Issues
    • Regulasi
      • Kepabeanan & Cukai
      • Pajak Daerah
      • Pajak Pusat
    • Sinopsis Buku
      • Buku Kepabeanan & Cukai
      • Buku Pajak Daerah
      • Buku Pajak Pusat
  • Liputan
    • Akademisi
    • Komunitas
    • Pemerintah
    • Praktisi
    • Renjani
  • Opini
    • Pasca Sarjana
    • Profesional
    • Profesi Akuntan
    • Sarjana/Diploma
    • SMA/SMK
  • Diskusi
    • Kelas Pajak
    • Q & A
    • Tips & Trik
  • Sisi Lain
    • Hobi
    • Inspirasi Dunia
    • UMKM
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pajak
No Result
View All Result
  • Info
  • Liputan
  • Opini
  • Diskusi
  • Sisi Lain

Beranda › Info Pajak › PP 1/2024: Era Baru Harmonisasi Fiskal Pusat-Daerah Dimulai

Muhamad Andri Arif Pramanda

Muhamad Andri Arif Pramanda

Dosen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Siliwangi

Info Pajak Pajak Daerah Regulasi

PP 1/2024: Era Baru Harmonisasi Fiskal Pusat-Daerah Dimulai

Regulasi turunan UU HKPD ini memperkuat pengendalian defisit APBD, digitalisasi keuangan daerah, serta pembiayaan utang daerah yang lebih akuntabel.

4 Jul 2026 11:33 WIB
0
A A
0
PP 1/2024: Era Baru Harmonisasi Fiskal Pusat-Daerah Dimulai

Foto Ilustrasi (AI): Harmonisasi fiskal pusat-daerah melalui pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel.

0
SHARES
40
VIEWS

Pemerintah resmi menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional. Aturan ini menjadi fondasi baru dalam menyelaraskan kebijakan fiskal antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat disiplin anggaran, transparansi keuangan daerah, serta pengendalian pembiayaan utang. Regulasi ini juga menandai percepatan digitalisasi pengelolaan keuangan daerah secara nasional.

Penerbitan PP 1/2024 merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Dalam regulasi ini, pemerintah menegaskan bahwa harmonisasi kebijakan fiskal nasional mencakup empat pilar utama, yaitu sinergi kebijakan fiskal, pembiayaan utang daerah, dana abadi daerah, dan sinergi pendanaan. Pada aspek sinergi kebijakan fiskal, PP 1/2024 mengatur mekanisme penyelarasan perencanaan dan penganggaran antara pusat dan daerah.

Pemerintah daerah kini wajib menyusun RKPD, KUA, dan PPAS dengan mengacu pada kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal nasional. Proses ini bertujuan memastikan bahwa belanja daerah selaras dengan prioritas pembangunan nasional sekaligus menjaga konsistensi fiskal lintas level pemerintahan.

Regulasi ini juga menetapkan batasan belanja wajib (mandatory spending) dalam APBD. Pemerintah daerah harus mengalokasikan minimal 20% belanja pendidikan, 40% belanja infrastruktur pelayanan publik, serta pembatasan belanja pegawai maksimal 30% dari total belanja daerah. Kebijakan ini dirancang untuk menjaga kualitas belanja daerah sekaligus mendorong belanja produktif yang berdampak langsung pada pelayanan publik. Di sisi lain, PP 1/2024 memperketat pengendalian defisit APBD. Jumlah kumulatif defisit APBN dan APBD tidak boleh melebihi 3% dari PDB, sedangkan total kumulatif pembiayaan utang pemerintah dan daerah dibatasi maksimal 60% dari PDB.

Baca Juga

MA Terbitkan PERMA 3/2025: Pedoman Baru Penanganan Perkara Pidana Pajak

MA Terbitkan PERMA 3/2025: Pedoman Baru Penanganan Perkara Pidana Pajak

10 Feb 2026 WIB
86
“Transformasi Pajak Perempuan: NIK sebagai NPWP dan Penghitungan PPh Wanita Kawin”

“Transformasi Pajak Perempuan: NIK sebagai NPWP dan Penghitungan PPh Wanita Kawin”

6 Jul 2026 WIB
55
Akuntansi Forensik Pajak 5.0 : Mengungkap Strategi Pajak dan Deteksi Kecurangan di Era Digital

Akuntansi Forensik Pajak 5.0 : Mengungkap Strategi Pajak dan Deteksi Kecurangan di Era Digital

25 Feb 2026 WIB
403

Batas defisit APBD yang bersumber dari pembiayaan utang daerah juga akan ditetapkan setiap tahun oleh Menteri Keuangan. Skema ini memperkuat disiplin fiskal daerah sekaligus mencegah risiko over-borrowing. Pada aspek pembiayaan utang daerah, pemerintah menetapkan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta larangan pembiayaan langsung dari pihak luar negeri. Pembiayaan utang daerah hanya dapat dilakukan melalui pinjaman, obligasi daerah, atau sukuk daerah, dengan persyaratan rasio kemampuan keuangan daerah minimal 2,5 kali untuk menjamin kemampuan pembayaran kembali. Selain itu, pemerintah tidak memberikan jaminan atas utang daerah, sehingga risiko fiskal tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah masing-masing.

Salah satu terobosan penting lainnya adalah platform digital sinergi kebijakan fiskal nasional. Pemerintah akan mengembangkan Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) terintegrasi secara nasional. Seluruh data perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan daerah akan terkonsolidasi secara digital. Langkah ini diharapkan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta mendukung kebijakan fiskal berbasis data (data-driven policy). Untuk memastikan kepatuhan, PP 1/2024 juga mengatur sanksi berupa teguran tertulis, penundaan, hingga pemotongan transfer ke daerah (TKD) apabila pemerintah daerah tidak memenuhi kewajiban penyediaan data atau penyelarasan kebijakan fiskal. Sebaliknya, pemerintah dapat memberikan insentif kepada daerah dengan kinerja pengelolaan fiskal yang baik. Dengan hadirnya PP 1/2024, pemerintah menegaskan komitmen memperkuat tata kelola fiskal nasional secara terpadu.

Harmonisasi kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan stabilitas fiskal jangka panjang, memperkuat pelayanan publik di daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Pemberlakuan PP 1/2024 menandai babak baru hubungan fiskal pusat–daerah yang lebih terukur, transparan, dan disiplin. Ke depan, keberhasilan implementasi regulasi ini akan sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam beradaptasi dengan standar baru pengelolaan keuangan berbasis digital dan akuntabel.

Editor
Agus Puji Priyono Diperbarui pada 11 Jul 2026 08:36 WIB
Tags: APBDHarmonisasi Kebijakan FiskalPP 1 Tahun 2024SIKDUU HKPD
ShareTweetShareSendShareShare
Subscribe
Notify of
guest
guest
0 Comments
Most Voted
Newest Oldest

TERPOPULER

  • IAI Wilayah Jabar Soroti Strategi Pelaporan Pajak Dokter pada Era Coretax

    Implementasi PPh Pasal 26 SPLN Non BUT di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reformasi Perpajakan Indonesia: Antara Modernisasi Sistem dan Tantangan Keadilan Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akuntansi Forensik Pajak 5.0 : Mengungkap Strategi Pajak dan Deteksi Kecurangan di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bedah Kasus Pengkreditan PPN Masukan: Tren dan Implikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pajak Daerah dan APBD Jabar dalam Perspektif UU HKPD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TERBARU

Optimalisasi Pajak Daerah Kota Palembang: Antara Potensi PAD dan Tantangan Kepatuhan Wajib Pajak

Optimalisasi Pajak Daerah Kota Palembang: Antara Potensi PAD dan Tantangan Kepatuhan Wajib Pajak

20 Agu 2026 WIB
Kepatuhan Pajak Dalam Ketidakpastian Global di Negara Indonesia

Kepatuhan Pajak Dalam Ketidakpastian Global di Negara Indonesia

20 Agu 2026 WIB
GAPHURA Bahas Pajak Travel Haji dan Umrah

GAPHURA Bahas Pajak Travel Haji dan Umrah

20 Agu 2026 WIB
SAR Consulting Group Gelar Upacara HUT RI ke-81

SAR Consulting Group Gelar Upacara HUT RI ke-81

20 Agu 2026 WIB
Tax treaty sebagai Jembatan Investasi Asing ke Indonesia

Tax treaty sebagai Jembatan Investasi Asing ke Indonesia

19 Agu 2026 WIB

TOPIK

  • Akademisi
  • Buku Pajak Pusat
  • Diskusi Pajak
  • Hobi
  • Hot Issues
  • Info Pajak
  • Inspirasi Dunia
  • Kelas Pajak
  • Kepabeanan & Cukai
  • Komunitas
  • Liputan Pajak
  • Opini Pajak
  • Pajak Daerah
  • Pajak Pusat
  • Pasca Sarjana
  • Pemerintah
  • Praktisi
  • Profesi Akuntan
  • Profesional
  • Q & A
  • Regulasi
  • Renjani
  • Sarjana/Diploma
  • Sinopsis Buku
  • Sisi Lain Pajak
  • UMKM


Berita Pajak

Beritapajak.com adalah media online independen yang menyajikan berita, analisis, dan edukasi perpajakan secara akurat, aktual, dan terpercaya, sebagai sumber literasi pajak yang kredibel di tengah dinamika kebijakan fiskal.

TERBARU

Optimalisasi Pajak Daerah Kota Palembang: Antara Potensi PAD dan Tantangan Kepatuhan Wajib Pajak

Optimalisasi Pajak Daerah Kota Palembang: Antara Potensi PAD dan Tantangan Kepatuhan Wajib Pajak

20 Agu 2026 WIB
Kepatuhan Pajak Dalam Ketidakpastian Global di Negara Indonesia

Kepatuhan Pajak Dalam Ketidakpastian Global di Negara Indonesia

20 Agu 2026 WIB
GAPHURA Bahas Pajak Travel Haji dan Umrah

GAPHURA Bahas Pajak Travel Haji dan Umrah

20 Agu 2026 WIB

TERPOPULER

  • IAI Wilayah Jabar Soroti Strategi Pelaporan Pajak Dokter pada Era Coretax

    Implementasi PPh Pasal 26 SPLN Non BUT di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reformasi Perpajakan Indonesia: Antara Modernisasi Sistem dan Tantangan Keadilan Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TENTANG


  • Tentang Kami

  • Iklan & Kerja Sama

  • Ketentuan Penggunaan

  • Kebijakan Data Pribadi

  • Pedoman Media Siber

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami

© 2026 www.beritapajak.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info
    • Hot Issues
    • Regulasi
      • Kepabeanan & Cukai
      • Pajak Daerah
      • Pajak Pusat
    • Sinopsis Buku
      • Buku Kepabeanan & Cukai
      • Buku Pajak Daerah
      • Buku Pajak Pusat
  • Liputan
    • Akademisi
    • Komunitas
    • Pemerintah
    • Praktisi
    • Renjani
  • Opini
    • Pasca Sarjana
    • Profesional
    • Profesi Akuntan
    • Sarjana/Diploma
    • SMA/SMK
  • Diskusi
    • Kelas Pajak
    • Q & A
    • Tips & Trik
  • Sisi Lain
    • Hobi
    • Inspirasi Dunia
    • UMKM
  • Tentang
    • Tentang Kami
    • Iklan & Kerja Sama
    • Ketentuan Penggunaan
    • Kebijakan Data Pribadi
    • Pedoman Media Siber
    • Hubungi Kami
  • Login

© 2026 www.beritapajak.com

wpDiscuz