Selasa, 17 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
Berita Pajak
  • Beranda
  • Info
    • Hot Issues
    • Regulasi
      • Kepabeanan & Cukai
      • Pajak Daerah
      • Pajak Pusat
    • Sinopsis Buku
      • Buku Kepabeanan & Cukai
      • Buku Pajak Daerah
      • Buku Pajak Pusat
  • Liputan
    • Akademisi
    • Komunitas
    • Pemerintah
    • Praktisi
    • Renjani
  • Opini
    • Pasca Sarjana
    • Praktisi
    • Profesi Akuntan
  • Diskusi
    • Kelas Pajak
    • Q & A
    • Tips & Trik
  • Sisi Lain
    • Hobi
    • Inspirasi Dunia
    • UMKM
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pajak
  • Beranda
  • Info
    • Hot Issues
    • Regulasi
      • Kepabeanan & Cukai
      • Pajak Daerah
      • Pajak Pusat
    • Sinopsis Buku
      • Buku Kepabeanan & Cukai
      • Buku Pajak Daerah
      • Buku Pajak Pusat
  • Liputan
    • Akademisi
    • Komunitas
    • Pemerintah
    • Praktisi
    • Renjani
  • Opini
    • Pasca Sarjana
    • Praktisi
    • Profesi Akuntan
  • Diskusi
    • Kelas Pajak
    • Q & A
    • Tips & Trik
  • Sisi Lain
    • Hobi
    • Inspirasi Dunia
    • UMKM
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pajak
No Result
View All Result
  • Info
  • Liputan
  • Opini
  • Diskusi
  • Sisi Lain

Beranda » Era Coretax Dimulai, Siapkah Wajib Pajak Mengelola Administrasi Pajaknya?

Era Coretax Dimulai, Siapkah Wajib Pajak Mengelola Administrasi Pajaknya?

Berita Pajak oleh Berita Pajak
16 Februari 2026
Akademisi, Liputan Pajak
0
0
Era Coretax Dimulai, Siapkah Wajib Pajak Mengelola Administrasi Pajaknya?
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oom Sri Hendari

BeritaPajak.com-Bandung. Transformasi digital perpajakan di Indonesia memasuki babak baru dengan mulai diimplementasikannya Coretax Administration System oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Sistem ini tidak sekedar menggantikan aplikasi lama, melainkan mereformasi cara Wajib Pajak dalam mengelola administrasi perpajakannya secara menyeluruh. Di tengah upaya memperkuat kepatuhan berbasis data, pertanyaan penting pun mengemuka. Sudah siapkah Wajib Pajak menghadapi era Coretax?

Isu tersebut diangkat dalam kegiatan Blended & Student Centered Learning bersama Kelas S2 MAKSI FEB Universitas Sangga Buana (USB) yang berkolaborasi dengan PERTAPSI Jabar I dan Tax Center Universitas Padjadjaran, dalam acara KOMISI (Kelas Online akadeMISI) Seri Perencanaan Pajak Episode 10 bertajuk “Manajemen Administrasi Perpajakan Era Coretax” yang dipaparkan oleh Agus Puji Priyono Dosen Tetap FEB UNPAD. Kegiatan ini membahas manajemen administrasi perpajakan era coretax, Dimana kepatuhan tidak lagi dimulai saat akan melakukan pelaporan SPT akan tetapi saat transaksi pertama dicatat.

Secara kebijakan, Coretax dirancang sebagai sistem inti yang mengintegrasikan seluruh proses administrasi perpajakan, mulai dari pendaftaran, pembayaran, pelaporan, hingga pengawasan. Arah ini sejalan dengan semangat reformasi perpajakan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), yang menekankan penguatan basis data dan transparansi perpajakan. Implementasi teknis Coretax kemudian ditegaskan melalui PMK Nomor 81 Tahun 2024, yang menjadi fondasi pengoperasian sistem administrasi perpajakan berbasis teknologi terintegrasi.

Baca Juga

Tax Center FEB Unisba Bersama Kanwil DJP Jabar I Perkuat Implementasi Coretax

Tax Center FEB Unisba Bersama Kanwil DJP Jabar I Perkuat Implementasi Coretax

16 Februari 2026
PKM Institute dan Tax Center UNPAD Gelar Workshop Online Penyampaian SPT Sektor Rumah Sakit

PKM Institute dan Tax Center UNPAD Gelar Workshop Online Penyampaian SPT Sektor Rumah Sakit

16 Februari 2026
Tax Center FEB Unisba Bersama Kanwil DJP Jabar I Perkuat Implementasi Coretax

Tax Center FEB Unisba Bersama Kanwil DJP Jabar I Perkuat Implementasi Coretax

16 Februari 2026
Syukuran Purnabakti Insan Pajak, Kekal Jurangmangu Tegaskan Nilai Kebersamaan

Syukuran Purnabakti Insan Pajak, Kekal Jurangmangu Tegaskan Nilai Kebersamaan

16 Februari 2026

Perubahan paling mendasar dari hadirnya Coretax adalah bergesernya paradigma administrasi pajak. Jika sebelumnya kepatuhan sering dipahami sebagai kewajiban tahunan melalui pelaporan SPT, kini kepatuhan tersebut dibangun sejak awal transaksi. Data faktur, bukti potong, dan pembayaran pajak tidak lagi berdiri sendiri, tetapi saling terhubung dan direkonsiliasi secara otomatis oleh sistem. Dengan pendekatan ini, kesalahan administratif sekecil apa pun akan lebih mudah teridentifikasi secara real time.

Kondisi tersebut menuntut Wajib Pajak untuk memperkuat manajemen administrasi perpajakan. Penataan data menjadi kunci utama, mulai dari kesesuaian identitas perpajakan, akurasi lawan transaksi, hingga konsistensi antara pencatatan akuntansi dan pelaporan pajak. Administrasi pajak tidak lagi cukup dikelola secara re aktif menjelang batas waktu pelaporan, melainkan harus menjadi proses berkelanjutan yang tertanam dalam aktivitas kegiatan usaha sehari-hari.

Selain aspek data, kesiapan sumber daya manusia juga menjadi faktor penentu. Di era Coretax, fungsi pajak tidak lagi sebatas penginputan, tetapi mencakup pengendalian kualitas informasi pajak. Kesalahan kode transaksi, pengkreditan pajak yang tidak tepat, atau perbedaan perlakuan fiskal berpotensi memicu klarifikasi otomatis dari sistem. Hal ini sejalan dengan prinsip self-assessment yang diperkuat, di mana tanggung jawab kebenaran pelaporan sepenuhnya berada pada Wajib Pajak.

Dari perspektif kebijakan, DJP menegaskan bahwa tujuan utama Coretax bukanlah untuk mencari kesalahan, melainkan membangun ekosistem kepatuhan yang adil dan berbasis data. Oleh karena itu, Wajib Pajak didorong untuk segera beradaptasi, melakukan penyesuaian proses internal, serta memanfaatkan Coretax sebagai alat bantu pengelolaan pajak yang lebih tertib dan efisien.

Pada akhirnya, era Coretax menandai pergeseran penting dalam administrasi perpajakan nasional. Kepatuhan tidak lagi dimulai pada saat SPT disampaikan, akan tetapi sejak transaksi pertama dicatat dengan benar. Wajib Pajak yang mampu mengelola administrasi pajaknya secara sistematis dan terintegrasi tidak hanya akan lebih patuh, akan tetapi juga lebih siap menghadapi masa depan perpajakan yang semakin transparan dan berbasis data.

Tags: AdministrasiPerpajakanCoretaxCoretaxDJPDJPKepatuhanPajakManajemenPajakReformasiPerpajakanSelfAssessmentSistemPajakDigitalSPTTransformasiDigitalPajakUUHPP
ShareTweet

TERPOPULER

  • Diskusi Interaktif Konsep Pasal 6, 9, 13, dan 21 P3B

    Diskusi Interaktif Konsep Pasal 6, 9, 13, dan 21 P3B

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsep & Praktik Perpajakan Internasional atas Laba Usaha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsep & Praktik Perpajakan Internasional Individual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsep & Praktik Perpajakan Internasional atas Investasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PP 1/2024: Era Baru Harmonisasi Fiskal Pusat-Daerah Dimulai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TERBARU

Restitusi PPN: Dari Reformasi Regulasi Menuju Era Pajak Real-Time

16 Februari 2026

“GloBE”, Secercah Harapan Menuju Keadilan Pajak Global

16 Februari 2026

Right-of-Use Asset dalam PSAK 73 dan Tantangan Fiskal

16 Februari 2026

Kolaborasi DJP dan Fintech: Saat Akuntan Menjadi Penggerak Pajak Digital

16 Februari 2026

Pajak Berkeadilan, Spirit Moral dalam Fatwa MUI

16 Februari 2026


Berita Pajak

TERBARU

Restitusi PPN: Dari Reformasi Regulasi Menuju Era Pajak Real-Time

16 Februari 2026

“GloBE”, Secercah Harapan Menuju Keadilan Pajak Global

16 Februari 2026

Right-of-Use Asset dalam PSAK 73 dan Tantangan Fiskal

16 Februari 2026

Kolaborasi DJP dan Fintech: Saat Akuntan Menjadi Penggerak Pajak Digital

16 Februari 2026

Pajak Berkeadilan, Spirit Moral dalam Fatwa MUI

16 Februari 2026

TERPOPULER

  • Diskusi Interaktif Konsep Pasal 6, 9, 13, dan 21 P3B

    Diskusi Interaktif Konsep Pasal 6, 9, 13, dan 21 P3B

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsep & Praktik Perpajakan Internasional atas Laba Usaha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konsep & Praktik Perpajakan Internasional Individual

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

TENTANG


  • Tentang Kami

  • Iklan & Kerja Sama

  • Ketentuan Penggunaan

  • Kebijakan Data Pribadi

  • Pedoman Media Siber

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami

© 2026 www.beritapajak.com

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info
    • Hot Issues
    • Regulasi
      • Kepabeanan & Cukai
      • Pajak Daerah
      • Pajak Pusat
    • Sinopsis Buku
      • Buku Kepabeanan & Cukai
      • Buku Pajak Daerah
      • Buku Pajak Pusat
  • Liputan
    • Akademisi
    • Komunitas
    • Pemerintah
    • Praktisi
    • Renjani
  • Opini
    • Pasca Sarjana
    • Praktisi
    • Profesi Akuntan
  • Diskusi
    • Kelas Pajak
    • Q & A
    • Tips & Trik
  • Sisi Lain
    • Hobi
    • Inspirasi Dunia
    • UMKM
  • Tentang
    • Tentang Kami
    • Iklan & Kerja Sama
    • Ketentuan Penggunaan
    • Kebijakan Data Pribadi
    • Pedoman Media Siber
    • Hubungi Kami
  • Login

© 2026 www.beritapajak.com

Go to mobile version