BANDUNG, BeritaPajak.com — Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad) menjalani asesmen lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) pada Selasa, 12 Mei 2026.
Asesmen tersebut dilakukan dalam rangka penilaian akreditasi Program Studi Magister Akuntansi FEB Unpad dengan target kriteria Unggul selama lima tahun. Program studi ini memiliki Konsentrasi Perpajakan, yang menjadi salah satu konsentrasi perpajakan pada jenjang magister akuntansi yang tercatat sebagai konsentrasi perpajakan ke-2 di Indonesia.
Dalam proses asesmen, Tax Center Unpad turut menjadi bagian dari objek penilaian. Keberadaan Tax Center Unpad dinilai relevan dalam mendukung penguatan ekosistem akademik, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang perpajakan.
Asesmen lapangan dilakukan oleh dua asesor LAMEMBA, Prof. Dr. Inten Meutia, SE., Ak., M.Acc., CA., CSRS dari Universitas Sriwijaya dan Prof. Dr. Zaenal Fanani, SE., M.SA., Ak., CA., CPA dari Universitas Airlangga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dekan FEB Unpad, Prof. Mohamad Fahmi, SE., M.T., Ph.D., serta Ketua Program Studi Magister Akuntansi FEB Unpad, Prof. Dr. Sofik Handoyo, S.E., Ak., MSBS. Kehadiran pimpinan fakultas dan program studi mencerminkan komitmen FEB Unpad dalam memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya pada bidang akuntansi dan perpajakan.
Melalui asesmen ini, Program Studi Magister Akuntansi FEB Unpad berupaya menunjukkan konsistensi dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, penguatan tata kelola akademik, peningkatan mutu pembelajaran, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia profesional yang berstandar Internasional dan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif dan memenuhi kebutuhan Industri.
Selain itu, keberadaan Konsentrasi Perpajakan menjadi salah satu keunggulan strategis yang mendukung kebutuhan sumber daya manusia profesional di bidang perpajakan. Konsentrasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan perkembangan regulasi, digitalisasi administrasi perpajakan, serta kebutuhan praktisi dan akademisi yang memiliki kompetensi mendalam di bidang akuntansi dan perpajakan.
Ke depan, Program Studi Magister Akuntansi FEB Unpad juga direncanakan akan membuka Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para profesional untuk melanjutkan pendidikan magister dengan pengakuan atas pengalaman kerja, capaian pembelajaran, dan kompetensi yang telah dimiliki sebelumnya. Dengan pelaksanaan asesmen LAMEMBA ini, Program Studi Magister Akuntansi FEB Unpad menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat reputasi akademik, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan akuntansi dan perpajakan di Indonesia.










